Bingung mengapa hingga kini BlackBerry ‘hanya’ meluncurkan Z10 sebagai perangkat bersistem operasi BlackBerry 10 di sejumlah negara, termasuk di Indonesia? Managing Director BlackBerry untuk Asia Selatan, Hasting Singh mengatakan bahwa Z10 dengan model full-touchscreen alias berlayar sentuh penuh tanpa papan ketik/keyboard fisik lebih digemari daripada model kedua dengan QWERTY keyboard yang disebut Q10. Hal tersebut dinyatakan Singh pada event perkenalan BlackBerry 10 kepada para wartawan di Jakarta, Indonesia, Senin 4 Maret 2013.
Seperti diketahui sebelumnya, pada momen peluncuran global 31 Januari 2013, CEO BlackBerry Thorsten Heins, memperkenalkan 2 model perangkat cerdas baru besutan perusahaan asal Kanada itu, yaitu Z10 dan Q10.
Terimakasih menilai artikel ini!
Bagaimana menurutmu artikel ini?
-
Keren!
-
Tertarik
-
Geli
-
Bosan
-
Sedih
-
Marah



