LhaIni.com
Community Newsportal
Advertisement



News

11/03/2013
 

Review Alat Canggih (2): Biarlah Mata & Telinga Menjadi Juri…

Tampilan awal

Beauty is how you feel inside, and it reflects in your eyes. It is not something physical

(Sophia Loren)

 

Usai kita berbicara soal penampilan luar/fisik dari telepon cerdas bernama Sony Xperia Z, sekarang mari kita lihat ‘jeroan’ gadget ini:

Dimulai dari sisi baterai, dengan kapasitas 2.330 mAh, saya membuktikan Xperia Z mampu tahan jauh dari pengisi daya hingga 20 jam. Selama nyaris 1 hari penuh itu, saya menanam 2 akun email dengan traffic cukup tinggi di gadget terbaru milik Sony itu, berselancar di browser beberapa kali, periksa sana sini Facebook dan Google +.  Pada situs resminya, Sony mengklaim Xperia Z ini mampu siaga selama kurang lebih 550 jam, dan memiliki waktu bicara selama 11 jam. Satu hal yang agak mengganggu saya adalah saat saya aktif memutar sejumlah film dari aplikasi YouTube, bagian belakang gadget terasa hangat…

Satu lagi soal baterai, Sony ‘menanam’ Stamina Mode, yang diklaim mampu menghemat baterai hingga 4 kali lipat waktu siaga. Benar atau tidak, belum saya buktikan. Berikut ini, Video Promo Sony soal Stamina Mode

Selain quadband GSM/EDGE dan triband HSPA, Sony Xperia Z ini telah mendukung jaringan hexaband LTE/4G (1/3/5/7/8/20). Selain itu, besutan Sony termutakhir ini juga dilengkapi WiFi Miracast, microUSB 2.0 dengan MHL/HDMI, NFC, Bluetooth 4.0, selot kartu microSD yang dapat ditambah hingga 32GB untuk memori.  Ruang penyimpanan 16GB, sementara prosesor yang sudah quad core dengan 1.5Hz Qualcomm Snapdragon S4 dan RAM 2GB serta Google Android 4.1 (Jelly Bean).

Walau dengan ‘jeroan’ seperti di atas, Xperia Z diklaim memiliki daya ngebut dalam hal ber-internet ria, saya mendapatkan skor seperti gambar di bawah. Nilai yang sepertinya belum melampaui gadget setara dari kompetitor Sony.  Dalam pengujian, saya menggunakan browser bawaan (Chrome) dengan sarana uji html5test.com.

Coba bandingkan dengan browser di smartphone-mu!

Coba bandingkan dengan browser di smartphone-mu!

Untuk keperluan bermain, Sony Xperia Z cukup mumpuni dengan GPU Andreno 320. Sehingga saya mampu memainkan game 3D dengan tampilan visual yang mengagumkan.  Tidak hanya soal game saja, tapi sepertinya Sony benar-benar memanfaatkan keunggulannya terkait tampilan multimedia dan kamera (dua fitur yang sangat dicari nyaris semua pengguna telepon cerdas di Indonesia. Apalagi kalau bukan untuk narsis dan eksis…) Multimedia dan kamera dengan teknologi Mobile Bravia Engine 2, menurut saya, cukup menggiurkan siapa saja pengguna gadget yang demen foto dan mengabadikan setiap gerak hidup sehari-hari. Namun satu hal yang mengganggu, khusus di video, adalah suara yang keluar, sama sekali di luar harapan saya. Cenderung ‘pecah’. Mungkin karena ukuran speaker yang kecil, entahlah…

Untuk kamera, Sony Xperia Z cukup memuaskan dengan salah satu fitur utama, yaitu superior auto, yang memungkinkan penggabungan deteksi panorama dan pemrosesan foto HDR (High Dynamic Range). Sehingga, gadget ini memungkinkan pengguna mengambil gambar melawan cahaya matahari/sumber terang lainnya, dengan baik. Bagi para pemula dalam hal fotografi, kamera Sony Xperia Z membuat kita tidak perlu susah payah mengatur setelan foto mulai dari indoor hingga outdoor. Juga dengan hadirnya teknologi sensor gambar Exmor RS, membuat detail gambar lebih banyak tertangkap.

Hasil jepretan Xperia Z dengan kamera belakang

Hasil jepretan Xperia Z dengan kamera belakang

Hasil jepretan Xperia Z dengan kamera depan

Hasil jepretan Xperia Z dengan kamera depan

Selengkapnya, Anda dapat menyaksikan video promo teknologi Exmor RS DISINI.

Hal yang sangat menyenangkan adalah pengaturan tampilan foto yang cool punya, disebut SenseMe Slideshow. Dalam fitur yang satu ini, saya dapat mengatur slideshow dalam 4 tema pilihan, mulai dari yang biasa (Zoom & Grid, serta Fade) sampai yang tidak biasa seperti Spin & Flip serta 3D frames. Tidak hanya kombinasi foto saja, tapi juga bisa di-mix dengan musik yang ada di Media Library. Sehingga Anda dapat ‘bercerita’ melalui tampilan foto bermusik….

Demo SenseMe Slideshow: 3D Frame

Demo SenseMe Slideshow:  Spin n Flip

Terus terang, bagi saya, fitur kamera dan video milik Sony ini merupakan salah satu pertimbangan utama pembelian Xperia Z.  Apalagi gadget premium milik Sony juga memiliki sejumlah fitur yang menyenangkan (setidaknya bagi saya), salah satunya “Super Auto” yang memungkinkan kita dapat menentukan tipe scene yang perlu dipakai dalam setiap gambar yang diambil (Night Scene, Gourmet, Landscape, dan lainnya). Ditambah pilihan lain, mulai dari Normal, Burst, Picture Effect (9 filter berbeda), hingga Sweep Panorama.

Cukup buat saya. Berikut sejumlah foto hasil jepretan Xperia Z, tentukan sendiri opinimu:

Gambar diambil dari dalam ruangan berkaca: Anda melihat kaca yang menghalangi?

Gambar diambil dari dalam ruangan berkaca: Anda melihat kaca yang menghalangi?

Gambar diambil di luar ruangan, tengah hari bolong. Lihat sinar matahari di pojok kiri atas?

Gambar diambil di luar ruangan, tengah hari bolong. Lihat sinar matahari di pojok kiri atas?

Hasil jepretan outdoor dengan object orang

Hasil jepretan pemula tanpa setting khusus di outdoor dengan object orang

Hasil jepretan pemula tanpa setting khusus di outdoor dengan object benda

Hasil jepretan pemula tanpa setting khusus di outdoor dengan object benda

Hasil jepretan pemula tanpa setting khusus di outdoor dengan object bunga yang bergerak ditiup angin

Hasil jepretan pemula tanpa setting khusus di outdoor dengan object bunga yang bergerak ditiup angin

Hasil edit gambar jepretan dengan paduan 3 efek

Hasil edit gambar jepretan dengan paduan 3 efek

Hasil edit gambar jepretan dengan 3 efek. Salah satunya efek yang dapat menulis/menggambar sesuatu di atas gambar

Hasil edit gambar jepretan dengan 3 efek. Salah satunya efek yang dapat menulis/menggambar sesuatu di atas gambar

 

Selanjutnya, saya akan sampaikan sofware/aplikasi apa saja yang masuk dalam jajaran default apps. di Xperia Z

 

Terimakasih menilai artikel ini!
Bagaimana menurutmu artikel ini?

  • Keren!
  • Tertarik
  • Geli
  • Bosan
  • Sedih
  • Marah

Yancen Piris

penulis lepas, pemerhati komunitas

Yancen Piris

@yan_piris

Just an Ordinary Man

Today stats: one new follower via http://t.co/axSX3ugvei – 11 days ago